Banyak orang yang sudah pernah menyaksikan keindahan sunrise (Matahari Terbit) ,tetapi sedikit sekali yang telah menyaksikan pula moonrise (Bulan Terbit) yang tidak kalah indahnya.
Mari kita saksikan dalam durasi tiga menit, bagaimana purnama yang berwarna kuning kemerahan itu perlahan lahan memperlihatkan keelokan nya.
Fenomena moonrise ini hanya bisa dinikmati di sekitar mercusuar teluk byron yang terletak di negara bagian New South Wales, Australia.
Kawasan tersebut merupakan bagian paling timur dari banua Australia, dan memiliki keunikan lokasi secara geografis yang menyebabkan kita bisa menyaksikan kedatangan bulan saat malam menjelang.
Allahu Akbar. Alangkah sempurna nya alam raya ciptaan Allah ini, Bumi yang hijau, matahari sebagai sumber cahaya, dan bulan yang indah, semua tercipta untuk melengkapi manusia dalam menghamba pada NYA.
Dibalik terang nya purnama yang penuh pesona itu, saudara pasti tau bahwa bulan sebenarnya benda langit yang tidak bercahaya .Ia hanya mendapat sedikit pancaran dari matahari, lalu memantulkan nya lagi, hanya itu.
Meski demikian, sinar nya mampu memberi banyak manfaat bagi penduduk bumi di malam hari, bahkan migrasi beberapa jenis burung dan ikan juga mengikuti pola bulan purnama.
Rupanya untuk menjadi bermanfaat tidak perlu menunggu hingga memiliki cahaya yang besar,Inilah kearipan bulan. Meski dengan kondisi seadanya, Ia mampu menebar manfaat sebanyak banyaknya.
Mengapa kita sebagai manusia tidak mengikuti juga kearipan bulan tersebut.
Mengapa kita harus menunggu kaya untuk bersedekah,
Mengapa pula harus menunggu sempurna untuk mengajak orang lain kepada kebenaran.
Artikel Terkait :
Sesungguhnya kita mampu menebar manfaat sebanyak banyaknya selama ada kemauan .kesempatan menjadi hamba terbaik bukan hanya pada kalangan tertentu, tetapi terbuka bagi kita semua .
Seperti yang di sabdakan Rasulullah ,dalam hadist riwayat ahmad
Yang artinya begini "Sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain"
Oleh karena itu, mari berlomba menjadi pribadi yang keberadaan nya memiliki makna bagi orang lain. Belajar Dari Bulan, bahwa keterbatasan bukanlah alasan untuk menjadi diri yang tidak punya arti.
Tulisan ini adalah tulisan pertama saya di edisi Ramadhan 1940 H. yang bersumber dari sebuah chennel telegram Ustadz Arafat (Kearipan Bulan), namun jika ada sedikit perbedaan kata atau kalimat, mohon di maafkan karena ada yang saya edit beberapa kalimat didalam nya
Salam Hijrah
0 Komentar
Ditulis Oleh :